Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , , , » Mantap! Ketegangan PDIP-Pastika Akhirnya Cair

Mantap! Ketegangan PDIP-Pastika Akhirnya Cair

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 20 Juni 2015 | 8:21:00 AM

Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster didampingi Ketua DPC PDIP Bangli Sang Nyoman Sedana Artha (kiri) dan Bupati Gianyar Made Gianyar (kanan)
DENPASAR - Ketegangan politik antara Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan PDIP sejak Pilgub 2013 lalu, akhirnya cair. Ini ditandai dengan kedatangan pengurus DPD PDIP Bali 2015-2020 pimpinan I Wayan Koster menemui Gubernur Pastika di Kantor Gubernuran, Niti Mandala Denpasar, Jumat (19/6) pagi.

Dalam pertemuan dengan Gubernur Pastika, Jumat pagi pukul 09.00 Wita, Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster didampingi jajarannya. Antara lain, Sekretaris DPD PDIP Bali IGN Jaya Negara, Ketua Bappilu DPD PDIP Bali IGN Alit Kusuma Kelakan, Ketua Bidang Politik DPD PDIP yang sekaligus Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali Nyoman Parta, hingga Bendahara DPD PDIP Bali Dewa Nyoman Sukrawan---mantan seteru Pastika dalam Pilgub Bali 2013 lalu.

Kedatangan Wayan Koster cs ke Kantor Gubernur, Jumat kemarin, adalah audiensi pengurus DPD PDIP Bali 2015-2020 yang baru terpilih melalui Konferensi Daerah (Konferda) 2015 lalu. Pertemuan jajaran DPD PDIP Bali vs Gubernur Pastika kemarin digelar tertutup. Bocoran yang diperoleh, banyak hal yang diungkap dalam pertemuan kemarin. Apalagi, ini pertemuan resmi pertama PDIP secara kelembagaan dengan Mangku Pastika selaku Gubernur Bali yang diusung Koalisi Bali Mandara (dimotori Golkar-Demokrat-Gerindra) hasil Pilgub, Mei 2013. Awalnya, dalam periode pertama sebagai Gubernur Bali 2008-2013, Mangku Pastika yang kala itu berpasangan dengan AA Gede Ngurah Puspayoha di posisi Wagub diusung oleh PDIP. Namun, kemuidian pecah kongsi di Pilgub Bali 2013. Mangku Pastika malah diusung Koalisi Bali Mandara dalam P{ilgub Bali 2013, berpasangan dengan Ketut Sudikerta (ketua DPD I Golkar Bali) di posisi Wakil. Waktu itu, PDIP pasang Paket AA Puspayoga-Dewa Sukrawan untuk menghadapi Pastika-Sudikerta di Pilgub Bali 2013. Akhirnya, setelah melalui sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi, Pastika-Sudikerta dinyatakan keluar sebagai pemenang Pilgub Bali 2013, mengalahkan Puspayoga-Sukrawan dengan hanya 996 suara. Pasca Mangku Pastika naik sebagai Gubernur Bali 2013-2018 yang diusung Koalisi Bali Mandara, PDIP yang kalah Pilgub otomatis sebagai oposisi pemerintahan. PDIP lebih ‘garang’ mengkritisi pemerintah di bawah kepemimpinan Pastika-Sudikerta. Misalnya, program-program pro rakyat Bali Mandara yang banyak dikritik Fraksi PDIP DPRD Bali. Terakhir, ketika program Sistem pertanian Terintegrasi (Simantri) yang sapi-sapinya diduga dijual, hingga Fraksi PDIP DPRD Bali getol melakukan sidak ke lapangan.

Nah, DPD PDIP Bali di bawah kepemimpinan Wayan Koster seakan mencairkan ketegangan dan kebekuan hubungan politik dengan Gubernur Pastika, yang sudah berlangsung selama 2 tahun terakhir. Pertemuan di Kantor Gubernur, Jumat kemarin, menjadi pintu masuk cairnya hubungan itu. Ditemui seusai pertemuan dengan DPD PDIP kemarin, Gubernur Pastika tidak mau mengungkap isi dialog secara gamblang. Banyak hal yang dimintanya off the record, meskipun Pastika bersedia cerita soal pertemuan itu sendiri. “Tapi, cair..., cair banget kok. Ya, banyak hal kami bicarakan tentang program pemerintah Provinsi Bali,” ujar Pastika saat ditemui di Sekar Tunjung Center (STC) Denpasar Timur, Jumat siang.

Ketika menerima audiensi penyanyi Andre Ronal Benito Hehanussa dalam acara yang dihadiri banyak tokoh di STC kemarin siang, Pastika juga mengatakan hubungan dirinya dengan semua partai sangat baik. Hal ini disampaikan Pastika menjawab pertanyaan seniman-budayawan Abu Bakar tentang fungsi STC. Pastika menyebutkan, STC merupakan tempat pertemuan dirinya dengan banyak tokoh politik nasional, seperti Ketua Umum DPP PDIP Megawati, Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie, hingga Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto. ”Mereka semua (Megawati cs) pernah datang ke STC ini. Hubungan saya dengan PDIP baik. Tapi pagi saya menerima pengurus DPD PDIP Bali. Bagus dan cair kok. Mungkin hanya satu orang saja yang masalah,” sentil Pastika, Gubernur Bali Pertama Asal Buleleng yang juga penyandang ‘Asia Star 2003’. Sedangkan dari rilis yang disampaikan Biro Humas Setda Provinsi Bali, dalam pertemuan dengan DPD PDIP kemarin Gubernur Pastika mengatakan kontribusi dari partai politik berupa masukan-masukan, saran, dan kritik sangat diperlukan sebagai koreksi bagi pemerintah daerah dalam melakukan pembenahan program-programnya. “Tidak ada pemerintahan yang sempurna, sehebat apa pun manajemen, masih perlu ada saran dan kritik. Justru saya tidak setuju apabila pengawasannya tumpul dan ada kompromi,” ujar Pastika.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster menyatakan kedatangan rombongan pengurus partai menemui Gubernur Pastika, Jumat kemarin, sebagai perkenalan setelah mereka terpilih dan ditetapkan dalam kepengurusan periode 2015-2020 melalui Konferda, 1 Maret 2015. Koster menegaskan harapan PDIP untuk membangun komunikasi dan kerjasama yang baik dengan Pemprov Bali. “Ini penting untuk membangun Bali bersama-sama,” tandas politisi militan PDIP asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng yang juga anggota DPR RI Dapil Bali tiga kali periode ini.











sumber : nusabali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Aktivitas Vulkanik Masuk Tahap Kritis Kawah Keluarkan Uap, Tercium Bau Belerang

Suasana persembahyangan para pengungsi di Gor Swecapura AMLAPURA - Aktivitas vulkanik Gunung Agung di Karangasem masuk tahap kritis. P...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen