Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , , » Satu Anak di Bawah Umur, Komplotan Maling Motor di Ubud Ditangkap

Satu Anak di Bawah Umur, Komplotan Maling Motor di Ubud Ditangkap

Written By Dre@ming Post on Minggu, 31 Mei 2015 | 1:53:00 PM

"Ada saksi yang mengenal dan melihat Kadek AA bersama rekannya mendorong motor Eri. Pagi tadi (kemarin) langsung kami amankan," terangnya.Kadek AA langsung digiring ke Mapolsek Ubud. Di sana, ia tak bisa bekelit. Gbr Ist
GIANYAR - Wayan Alek Armadi (29), Ngakan Putu Agus Adinata (23) dan Kadek AA (16), diringkus jajaran Buser Polsek Ubud, Gianyar, Bali Sabtu (30/5/2015).

Tiga komplotan curanmor ini ditangkap setelah polisi mendapatkan laporan dari seorang warga bernama, I Made Eri Darmawan (29) yang kehilangan sepeda motor.

"Kami mendapatkan laporan dari seorang warga bahwasanya motornya hilang," ujar Kanit Reskrim Polsek Ubud Iptu Made Gede Widia Adnyana.

Kepada polisi Eri menjelaskan, pada Jumat (29/5/2015), motor KLX dengan nomor polisi DK 8971 KU itu ia parkir di garase rumahnya, Banjar Laplapan, Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Gianyar.

Eri pun pergi untuk menonton pertandingan bola voli di Banjar Lungsiakan, Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud.

Pukul 23.30 Wita, sekembalinya dia dari menonton pertandingan, Ery sontak terkaget. motor yang awalnya dia parkir di garase raib entah ke mana.

Ke sana kemari dia mencari, bertanya kepada teman dan keluarga. Namun tak satupun yang mengetahui di mana keberadaan motor senilai Rp 27 juta tersebut.

Sadar hilang, ia pun segara melapor ke Mapolsek Ubud.

"Setelah mendapat laporan kami langsung melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi pun langsung kami minta keterangan," ucapnya.

Dari hasil pengumpulan informasi, terungkap keterangan bahwa ada yang melihat Kadek AA beberapa kali terlihat mondar-mandir di depan garase Eri.

Selain itu, keterangan lainnya menyatakan Kadek AA terlihat bersama Adinata mendorong motor Eri malam hari.

Dua keterangan tersebut semakin kuat karena satu di antara saksi mengenal dan melihat kejadian tersebut.

"Ada saksi yang mengenal dan melihat Kadek AA bersama rekannya mendorong motor Eri. Pagi tadi (kemarin) langsung kami amankan," terangnya.

Kadek AA langsung digiring ke Mapolsek Ubud. Di sana, ia tak bisa bekelit.

Dengan terang benderang ia mengakui perbuatannya tersebut. Kepada polisi Kadek mengaku melakukan pencurian tersebut dengan Adinata.

Setelah berhasil melarikan motor Eri, mereka berdua membawa ke rumah Alek Darmadi di Desa Guwang, Kecamatan Sukawati Gianyar.

Kadek AA berujar, ia bersama Adinata mendorong motor tersebut dari Ubud sampai ke Guwang Sukawati dengan menggunakan motor.

"Keterangan Kadek AA membuka jalan penyelidikan kami karena dia mengakui perbuatannya dan bersama siapa. Langsung saja kita amankan dua lainnya," terang Gede Widia.

Saat motor sudah di rumah Alek, ia langsung menghubungi pria bernama Jebol asal Angantaka, Badung.

Maka polisi pun langsung menggamankan Jebol. Dalam pemeriksaan Jebol mengaku sama sekali tidak tahu menahu bahwasanya motor tersebut adalah motor curian.

"Jebol masih berstatus saksi. Tapi tetap kami periksa karena saat kami cari motor curian itu, kami mendapatinya di rumah Jebol," terangnya.







sumber : tribun
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Titib Batal Gelar Diksa Pariksa, Ketua Panitia "Sayangkan" Pernyataan Ketua PHDI

Ida Bawati Made Titib bersama istrinya batal gelar diksa pariksa pad...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen