Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , , , » Kepergok Sekamar Beserta Tiga Kondom Bekas Sepasang Siswa SMK

Kepergok Sekamar Beserta Tiga Kondom Bekas Sepasang Siswa SMK

Written By Dre@ming Post on Minggu, 19 April 2015 | 7:55:00 AM

Dua orang remaja yang masih berstatus pelajar SMK sedang dimintai keterangan oleh Pol PP Tabanan di Penginapan “R”, Marga, Tabanan, Jumat (17/4/2015).
TABANAN - Ketika melakukan operasi rutin, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Tabanan tidak menyangka akan menemukan empat pasangan tanpa berstatus suami istri menyewa kamar penginapan di wilayah Marga, Tabanan, Jumat (17/4/2015) siang.

Lebih mengejutkan lagi, satu pasang di antara keempat pasangan yang dipergoki di dalam kamar tersebut adalah siswa dan siswi di sebuah SMK di Tabanan.

“Iya, dari empat yang kami pergoki, satu pasang masih berstatus anak sekolah di sebuah SMK di Tabanan kelas sembilan,” terang Kepala Satuan Pol PP Tabanan I Wayan Sarba di kantornya, Jumat (17/4/2015).

Pasangan siswa SMK ini dipergoki di Penginapan “R” Saat penggerebekan tersebut, penghuni kamar baru membuka pintu setelah cukup lama digedor-gedor oleh petugas.

“Saat pemeriksaan itu, anggota menemukan alat kontrasepsi berupa kondom sebanyak tiga buah habis pakai. Bisa saja habis UN mereka langsung nyari kamar,” terang mantan Kabag Humas Setda Tabanan itu.

Sarba mengatakan keprihatinannya atas tertangkapnya pasangan yang masih berstatus pelajar tersebut.

“Saya harap ini bisa menjadi efek jera bagi yang lain,” terangnya.

Di penginapan “R” tersebut juga ditemukan satu pasangan selingkuh lain.

Sementara pengerebekan di penginapan “JM”, Sat Pol PP mendapatkan lagi dua pasangan selingkuh.

“Total empat pasangan yang tertangkap sidak,” jelasnya.

Awalya pihak Pol PP Tabanan tidak berencana melaksanakan operasi penertiban hotel atau penginapan yang dijadikan ajang mesum bagi pasangan selingkuh atau remaja.

Namun di tengah operasi menyasar banguan vila yang tidak berizin tersebut lantas diarahkan untuk operasi penertiban ke tempat penginapan.

“Awalnya kami mengincar PNS nakal yang melakukan selingkuh, tapi tidak menemukan, malah dapat pelajar SMK,” ujar Sarda.

Sayangnya, "sanksi" yang diberikan sangat ringan.

Untuk pasangan selingkuh, pihak Pol PP hanya membuatkan surat pernyataan yang berisi mereka tidak akan mengulang perbuatan yang sama.

Sementara untuk siswa SMK yang tertangkap, Pol PP tidak melakukan pemanggilan orangtua.

“Kami hanya berikan pembinaan, semoga bisa jera dengan ini,” terangnya.

Penginapan “R” sepertinya sudah identik sebagai tempat mesum.

Buktinya, saat mengunjungi penginapan “R” tersebut, warga sekitar langsung mengira akan mengajak kencan seorang wanita.

"Mau ngajak cewek ya?" tanyanya.

Sesampainya di penginapan “R” tersebut, tidak tergambar seperti sebuah penginapan yang dikelola secara profesional.

Saat tiba di sana ada seorang pria yang menanyakan ingin menginap berapa lama.

"Mau nginap mas? Short time, apa long time?" ujar pria yang mengaku namanya Maxsi tersebut.

Saat ditanya apakah ada penggerebekan oleh Sat Pol PP Tabanan ke penginapan tersebut, awalnya Maxsi membantah.

Tapi setelahnya, ia mengaku jika ada pemeriksaan dari pihak Sat Pol PP.

"Tadi siang ada yang ke sini, jumlahnya delapan orang," paparnya.

Ketika dimintai keterangan terkait dengan sepasang remaja yang menginap di kamar nomor tiga di penginapan tersebut yang merupakan siswa SMK, Maxsi mengatakan tidak tahu.

"Saya tidak tahu, yang nginap sini biasaya langsung masuk aja setelah bayar," jelasnya.

Adapun tarif untuk short time di kamar tanpa AC Rp 50 ribu pertiga jam, long time dari pagi hingga sore Rp 100 ribu.

Di kamar hanya ada fasilitas televisi dan kipas angin.

"Jika dibilang anak sekolah yang nginap sini saya kurang jelas, karena cukup banyak yang masuk dan keluar," ucapnya.

Dari pengamatan di lokasi, ada enam motor yang terparkir di depan kamar yang menyerupai kos-kosan tersebut mulai dari nomor enam hingga nomor sembilan.

Motor-motor tersebut adalah milik para tamu.











sumber : tribun
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Gunung Agung Status Awas, Area Steril 12 Km, Pengungsi Diperkirakan 100 Ribu Orang

Bupati Mas Sumantri saat kunjungi warganya yang mengungsi di Buleleng (kiri). Walikota IB Rai Mantra saat mengunjungi pengungsi di kawasan...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen