Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , , » Di Pantai Labuan Aji Buleleng Mayat Tanpa Kepala Mengapung

Di Pantai Labuan Aji Buleleng Mayat Tanpa Kepala Mengapung

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 18 April 2015 | 9:42:00 AM

Penemuan mayat di Pantai Labuan Aji, Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali, Kamis (16/4/2015) dalam kondisi tidak utuh
SINGARAJA - Mayat tanpa identitas ditemukan di Pantai Labuan Aji, Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali, Kamis (16/4/2015) kemarin sore, pukul 18.00 Wita.

Mayat itu ditemukan oleh tim pencari dari Orari.

Saat itu, tim pencari sedang mencari Putu Bayu Prasetya atau Putu Douglas di Sungai Banyuasri, Singaraja.

Douglas adalah guide yang hanyut di Air Terjun Aling-aling, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada saat berusaha menolong wisatawan, Sabtu (11/4/2015) lalu.

Tim pencari selanjutnya meluncur ke Pantai Labuan Aji ketika ada informasi penemuan mayat.

Saat ditemukan, mayat itu terapung dua meter dari bibir pantai.

Kondisi mayat berjenis kelamin laki-laki itu sudah tidak utuh lagi.

Hanya tersisa tulang tangan, tulang paha dan tulang bokong yang masih utuh.

Sementara bagian kepalanya sudah tidak ada.

"Pas habis penyisiran di sungai Banyuasri kami diinformasikan untuk ke Barat. Jenazahnya sudah habis, hanya tersisa beberapa bagian saja," ujar seorang penemu dari Tim Orari, Komang Suardika Adi Putra. Mayat itu lantas dibawa ke ruang jenazah RSUD Buleleng untuk divisum dan tiba pukul 20.00 Wita.







propinsibali.com_____
sumber : tribun
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Gunung Agung Status Awas, Area Steril 12 Km, Pengungsi Diperkirakan 100 Ribu Orang

Bupati Mas Sumantri saat kunjungi warganya yang mengungsi di Buleleng (kiri). Walikota IB Rai Mantra saat mengunjungi pengungsi di kawasan...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen