Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , , » Lima Anak di Bali Diduga Terjangkit Arbovirus

Lima Anak di Bali Diduga Terjangkit Arbovirus

Written By Dre@ming Post on Rabu, 21 Januari 2015 | 8:13:00 AM

KONTROL - Dokter spesialis anak sedang mengontrol pasiennya di sal anak, Ruang Cempaka, RSUD Negara, Jembrana, Selasa (20/01/2015).
NEGARA - Penyakit misterius yang diderita lima anak di Kabupaten Jembrana, Bali belakangan diketahui disebabkan Arbovirus. Diduga, penyakit mengakibatkan korban menderita infeksi otak atau radang selaput otak.

Bahkan satu diantara lima pasien itu, Rahmadatul Aulia (7) yang dirawat di Sal anak Ruang Cempaka, RSUD Negara, Jembrana, Bali hingga Selasa (20/01/2015) belum sadarkan diri juga.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama (Dirut) RSUD Negara, dr I Made Dwipayana, kemarin. Ia mengatakan berdasarkan hasil diagnosa dua dokter spesialis anak disimpulkan penyakit tersebut adalah Arbovirus.

Gejala penyakit tersebut, kata dia, sudah dipelajari dan gejala-gejala yang ditimbulkan mengarah ke Arbovirus. "Sejak pasien baru masuk, kami sudah kirim sampel darahnya. Kami bawa ke Denpasar, karena kami tidak punya laboratorium,” ungkap Dwipayana.

Terkait lima pasien anak yang sebelumnya terjangkit radang selaput otak, kata dia, hanya empat orang anak yang mengarah pada Arbovirus. Satu pasien yang sebelumnya diduga terjangkit setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif ternyata terserang penyakit Meningitis yang juga mengakibatkan peradangan pada selaput otak.

Untuk penanganan penyakit tersebut, pihaknya sudah melakukan penanganan sesuai dengan protap penyakit Arbovirus. Kini, kondisi pasien sudah semakin membaik. Hanya satu pasien yaitu Rahmadatul Aulia yang masih koma dan belum sadarkan diri hingga kemarin.

Dwipayana, kemarin mengatakan Arbovirus merupakan penyakit infeksi virus ensefalitis yang terbagi dalam beberapa jenis. Virus tersebut disebarkan melalui serangga seperti nyamuk. Virus itu sendiri berasal dari lingkungan sekitar yang kumuh atau tidak terawat dari kotoran binatang ternak ataupun peliharan.

"Sebenarnya sudah ada imbauan untuk menghindari kandang-kandang itu (kandang babi). Kandangnya harus dibersihkan dan dirawat. Apalagi pengaruh musim hujan seperti sekarang ini, nyamuk jadi berkembang. Virusnya ini juga rentan ke anak-anak," jelasnya.







propinsibali.com_____
sumber : tribun
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Aktivitas Vulkanik Masuk Tahap Kritis Kawah Keluarkan Uap, Tercium Bau Belerang

Suasana persembahyangan para pengungsi di Gor Swecapura AMLAPURA - Aktivitas vulkanik Gunung Agung di Karangasem masuk tahap kritis. P...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen