Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , , » Hati-hati! Mengaku ibu, Siswa di Tabanan Diculik

Hati-hati! Mengaku ibu, Siswa di Tabanan Diculik

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 31 Januari 2015 | 8:48:00 AM

KURSI korban penculikan di sekolah
Kepala sekolah mengenal korban penculikan NKA (11) siswa yang cerdas dalam pelajaran ilmu agama. Bahkan bocah ini di sekolah sebelumnya selalu masuk empat besar siswa berprestasi.

"Kalau soal pelajaran dia pintar sekali, pernah pelajaran agama dia jawabnya benar semua," kata Kepala Sekolah tempat NKA belajar, Nyoman Wartana, ditemui di ruang kelas sekolah kawasan Kediri, Kamis (29/1).

Saat itu kata dia, guru memberikan empat soal, oleh NKA soal itu dijawab benar semua. "Karena soalnya empat, terus benar semua, jadi dapat nilai delapan," kata dia didampingi guru agama.

Terkait pergaulan anak ini juga dikenal cepat menyesuaikan diri. Dia sering melihat bocah ini beli jajan bersama-sama dengan teman-temannya. "Mungkin karena baru, dia anaknya agak pendiam," paparnya.

Korban baru pindah ke tempat ini pada 12 Januari 2015, setelah sebelumnya pindahan dari sekolah lain. Atas kasus ini pihaknya ikut prihatin, dia berharap siswinya ini bisa ditemukan kembali.

"Pelaku saya harap juga bisa dihukum sesuai hukum yang berlaku," kata dia. Setelah ditemukan nantinya dia berharap anak ini bisa kembali sekolah. "Tentunya dengan pengawasan yang lebih ketat," ulasnya.

Dia juga mengakui saat penculikan terjadi saat itu ada seorang wanita yang berumur 30-an tahun dan mengaku sebagai ibunya. Terlebih alasan adalah ada upacara agama di rumah.

"Karena anak ini bilang dia ibunya, makanya kami tidak curiga. Jadi kami juga tidak berpikir ambil fotonya, karena kami tidak curiga," ulasnya.

Sebelumnya, Senin (26/1) pukul 09.30 Wita, Ibu muda berumur sekitar 30-an tahun datang ke sebuah SD di Tabanan. Dia mengaku sebagai ibunya seorang siswi berinisial NKA (11) dan kemudian membawanya pergi.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Tabanan pada Selasa (27/1) dengan laporan penculikan anak. Kuat dugaan anak ini menjadi korban penculikan pelaku kekerasan seks atau mucikari.





sumber : tribun
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Guru Piduka Dilaksanakan di Pura Penataran Agung Besakih Mohon GA Tak Meletus

Ritual guru piduka di Pura Penataran Agung Besakih, Banjar Batumadeg, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem, Sabtu (18/11) Di...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen