Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , , , » Baju Penuh Bercak Darah, Polisi "Kejar" Wanita Muda

Baju Penuh Bercak Darah, Polisi "Kejar" Wanita Muda

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 31 Januari 2015 | 8:04:00 AM

Grafis Penemuan Orok jadi rebutan anjing di Jembrana
Warga Temukan Baju Perempuan Penuh Bercak Darah

NEGARA - Pihak berwajib hingga kemarin masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus penemuan mayat bayi tanpa kepala di rumah Ketut Radi. Sejauh ini polisi bersama warga berhasil menemukan barang bukti tambahan yakni baju perempuan yang diduga milik ibu bayi tersebut.

Warga yang menemukan baju kaos berwarna cokelat itu adalah I Ketut Kita (42). Ia mengatakan baju itu ditemukan tak jauh dari posisi ditemukannya barang bukti sebelumnya yakni berupa dua buah tas kresek serta selembar kain bermotif batik.

“Baju perempuan itu ada bercak darahnya. Kalau dilihat dari ukurannya sih kecil,” ujar Kita yang merupakan warga dari tempek III Lingkungan Dewasana, Kamis (29/1).

Sehari sebelumnya, Rabu (28/1) pagi saat melakukan penyisiran di sekitar kali, polisi dan warga menemukan dua buah tas kresek dengan bercak darah serta selembar kain bermotif batik yang diduga digunakan untuk membungkus bayi tersebut.

Sejauh ini, petugas maupun warga belum menemukan satupun sisa dari potongan tubuh bayi di sekitar tempat dimana bayi itu ditemukan.

"Hingga saat ini kami masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Anggota juga sudah bergerak untuk menyerap informasi di masyarakat. Namun belum ada informasi yang mengarah pasti ke pelaku. Kita berharap kasus ini bisa cepat terungkap dan pelaku bisa segera kita amankan," ujar Kapolsek Kota Negara, Kompol I Made Prihenjagat, saat dikonfirmasi Kamis kemarin.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gusti Made Sudharma Putra, didampingi oleh Kasubag Humas Polres Jembrana, AKP I Wayan Setiajaya mengatakan, sejumlah warga yang menjadi saksi penemuan bayi tersebut sudah diperiksa di Polres, Kamis kemarin.

Selain itu, polisi juga sudah mengumpulkan dua tas kresek, kain batik cokelat, serta baju perempuan berlumuran darah sebagai barang bukti. Ketiga barang-barang tersebut diduga kuat memiliki keterkaitan dengan sang ibu yang tega membuang bayi tersebut.

"Selain mengumpulkan barang bukti serta memeriksa beberapa saksi, kita juga akan melakukan tes DNA. Untuk memastikan saja, sampai sekarang kita belum menemukan potongab tubuh lainnya," ungkapnya.

Kejar Orangtua Jasad Orok di Negara, Reskrim Periksa Wanita Muda

NEGARA - Jajaran Reskrim Polres Jembrana hingga kini masih terus bekerja keras, guna mengungkap keberadaan orangtua bayi tanpa kepala yang sempat diseret anjing beberapa waktu yang lalu.

Kini, polisi telah memeriksa seorang wanita muda yang sebelumnya dicurigai sebagai ibu dari bayi malang tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Gusti Made Sudharma Putra. Ditemui di Mapolres Jembrana, Jumat (30/1/2015), Sudharma mengatakan pihaknya telah memeriksa seorang wanita muda dari Lingkungan Dewasana, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana.

Namun sayang, setelah dilakukan pemeriksaan, wanita muda itu bukanlah ibu dari bayi berkelamin perempuan tersebut.

Awalnya, kata dia, pihaknya mendapatkan informasi dari warga di sekitar penemuan mayat bahwa sewaktu kejadian, ada seorang wanita muda yang bekerja di Denpasar pulang ke rumahnya di Dewasana.

Wanita itu dicurigai warga lantaran sempat berada di rumahnya selama beberapa hari, sebelum kejadian dan diduga balik ke Denpasar pada malam hari sesaat sebelum kejadian.

Buru Ibu Bayi Tanpa Kepala, Polisi Periksa Seorang Wanita Muda

NEGARA - Jajaran Reskrim Polres Jembrana hingga kini masih bekerja keras mengungkap keberadaan orangtua bayi tanpa kepala yang sempat diseret anjing beberapa waktu yang lalu.

Teranyar, polisi telah memeriksa seorang wanita muda yang sebelumnya dicurigai sebagai ibu dari bayi malang tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Gusti Made Sudharma Putra. Ditemui di Mapolres Jembrana, Jumat (30/1) kemarin, Sudharma mengatakan pihaknya telah memeriksa seorang wanita muda dari Lingkungan Dewasana, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan, wanita muda itu bukanlah ibu dari bayi berkelamin perempuan tersebut.

Awalnya, kata dia, pihaknya mendapatkan informasi dari warga di sekitar penemuan mayat bahwa sewaktu kejadian (Selasa, 27/1), ada seorang wanita muda yang bekerja di Denpasar pulang ke rumahnya di Dewasana.

Wanita itu dicurigai warga lantaran sempat berada di rumahnya selama beberapa hari sebelum kejadian dan diduga balik ke Denpasar pada malam hari sesaat sebelum kejadian.

Selain itu, kecurigaan warga bertambah ketika pagi keesokan harinya warga melihat keluarganya membakar sesuatu menyerupai kasur di dekat rumahnya.

Sudharma yang mendapatkan informasi itu kemudian segera menerjunkan anggotanya ke Denpasar untuk menginterogasi pelaku. Namun setelah dilakukan pemeriksaan hasilnya nihil, wanita muda tersebut bukanlah ibu dari bayi malang itu.

"Saat diinterograsi, wanita itu mengaku tidak ada kaitannya dengan bayi itu. Akhirnya saya suruh anggota untuk memeriksanya di Puskesmas untuk lebih meyakinkan. Tapi sayang, setelah diperiksa kelaminnya, dikatakan kalau wanita itu belum pernah melahirkan sama sekali dan kebetulan juga sedang hamil dua bulan," terang Sudharma sembari enggan menyebutkan siapa nama maupun insial dari wanita tersebut.

Sebelumnya, lanjut dia, pihaknya menaruh harapan besar bahwa informasi dari warga tersebut bisa mengungkap pelaku pembuang bayi itu. Namun, karena sudah terbukti wanita yang dicurigai itu bukanlah ibu dari sang bayi, maka pihaknya akan memulai penyelidikan lagi.




sumber : tribun
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Aktivitas Vulkanik Masuk Tahap Kritis Kawah Keluarkan Uap, Tercium Bau Belerang

Suasana persembahyangan para pengungsi di Gor Swecapura AMLAPURA - Aktivitas vulkanik Gunung Agung di Karangasem masuk tahap kritis. P...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen