Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , » Tarikmang! Jabatan di Dewan Akhirnya Bagi Rata

Tarikmang! Jabatan di Dewan Akhirnya Bagi Rata

Written By Dre@ming Post on Jumat, 24 Oktober 2014 | 7:43:00 AM

Tiga (3) jabatan untuk Fraksi PDIP DPRD Bali itu masing-masing Ketua Komisi I, Ketua Komisi IV, dan Ketua Badan Legislasi (Baleg). Sedangkan Fraksi Golkar yang berkekuatan 11 kursi parlemen, kebagian jatah Ketua Komisi II. Sementara Fraksi Demokrat dengan kekuatan 8 kursi parlemen, kebagian jatah jabatan Ketua Komisi III. Sebaliknya, Fraksi Gerindra yang memiliki kekuatan 7 kursi parlemen dapat jatah jabatan Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Bali 2014-2019.Gbr Ist
DENPASAR - Sempat terjadi tarik ulur, jabatan di DPRD Bali 2014-2019 akhirnya dibagi rata antara Fraksi PDIP, Fraksi Golkar, Fraksi Demokrat, dan Fraksi Gerindra. PDIP selaku fraksi terbesar kebagian jatah 3 jabatan Alat Kelengkapan Dewan, sementara Golkar, Demokrat, dan Gerindra masing-masing dapat jatah 1 jabatan.

Kesepakatan ngedum jabatan secara merata ini diambil melalui rapat di Gedung DPRD Bali, Niti Mandala Denpasar, Rabu (22/10). Dari proses ngedum (bagi-bagi) jabatan yang dilakukan melalui musyawarah dan mufakat tersebut, PDIP selaku fraksi terbesar dengan 24 kursi parlemen kebagian jatah 3 jabatan Alat Kelengkapan Dewan.

Tiga (3) jabatan untuk Fraksi PDIP DPRD Bali itu masing-masing Ketua Komisi I, Ketua Komisi IV, dan Ketua Badan Legislasi (Baleg). Sedangkan Fraksi Golkar yang berkekuatan 11 kursi parlemen, kebagian jatah Ketua Komisi II. Sementara Fraksi Demokrat dengan kekuatan 8 kursi parlemen, kebagian jatah jabatan Ketua Komisi III. Sebaliknya, Fraksi Gerindra yang memiliki kekuatan 7 kursi parlemen dapat jatah jabatan Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Bali 2014-2019.

Sumber menyebutkan, Fraksi Golkar akhirnya kebagian jatah Ketua Komisi II DPRD Bali 2014-2019, setelah terjadi lobi-lobi yang diawali dengan pertemuan Koalisi Bali Mandara. Ketua DPD I Golkar Bali Ketut Sudikerta selaku komandan Koalisi Bali Mandara, secara khusus bertemu pimpinan Fraksi Golkar, Fraksi Demokrat, dan Fraksi Gerindra di rumahnya, Jalan Drupadi Denpasar, Selasa (21/10), untuk membahas dum-duman jabatan Dewan.

Setelah bertemu pimpinan fraksi dari Koalisi Bali Mandara, Sudikerta yang kini Wakil Gubernur Bali secara khusus melobi PDIP agar bersedia ngedum jabatan. Maklum, PDIP semula ngotot ingin sapu 3 jabatan Ketua Komisi, dengan dalih menguasai hampir separoh dari 55 kursi DPRD Bali hasil Pileg 2014. “Dalam lobi-lobi yang digencarkan Sudikerta pada Selasa malam, akhirnya PDIP luluh dan bersedia ngedum jabatan Ketua Komisi. Golkar pun kebagian jatah Ketua Komisi II, sementara Demokrat dapat jatah Ketua Komisi III, dan Gerindra memperoleh jabatan Ketua Badan Kehormatan,” ujar sumber tersebut.

Wakil Ketua DPD I Golkar Bali, I Gusti Putu Wijaya, juga mengakui adanya pertemuan pimpinan Fraksi Golkar-Fraksi Demokrat-Fraksi Gerindra di rumah Sudikerta kawasan Jalan Drupadi Denpasar. Pertemuan yang dialnjut dengan lobi khusus ke PDIP itu akhirnya membuahkan hasil manis. "Ya, dalam konstelasi di DPRD Bali, tidak ada istilah perebutan, nggak ada istilah sapu bersih. Komunikasi Golkar dengan PDIP adalah untuk kebersamaan," ujar Wijaya saat dikonfirmasi terpisah, Rabu kemarin.

Sementara itu, Ketua ‘Sementara’ DPRD Bali 2014-2019 dari Fraksi PDIP, Gede Kusumaputra, membenarkan terjadinya dum-duman jabatan secara merata melalui rapat di Gedung Dewan, Rabu kemarin. Hanya saja, kata Kusumaputra, pengumuman dan penetapan nama pejabat Alat Kelengkapan Dewan nantinya baru akan dilakukan, 27 Oktober 2014.

"Benar, telah terjadi kesepakatan di mana PDIP ambil Ketua Komisi I dan Komisi IV, sementara Golkar dapat Ketua Komisi II, Demokrat dapat Ketua Komisi III. PDIP juga ambil jatah Ketua Baleg, sementara Ketua BK dijatah untuk Gerindra,” ujar Kusumaputra.

Menurut politisi PDIP asal Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Buleleng ini, tidak ada jalan lain kecuali dilakukan musyawarah dan mufakat serta bagi rata jabatan Ketua Alat Kelengkapan Dewan, demi membangun kebersamaan. "Kesepakatan ini sudah final, tinggal diumumkan namanya Senin (27/10) depan," tegas anggota incumbent Fraksi PDIP DPRD Bali Dapil Buleleng ini. Kusumaputra sendiri belum bisa menyebut, siapa saja yang akan menduduki 6 jabatan Ketua Alat Kelengkapan Dewan nanti. Namun, bocoran yang diperoleh, Kusumaputra diplot partainya untuk menduduki jabatan Ketua Komisi IV DPRD Bali 2014-2019. Pada periode 2009-2014 lalu, jabatan Ketua Komisi IV dipegang Nyoman Parta (anggota Fraksi PDIP Dapil Gianyar). Namun sekarang, Nyoman Parta dialihkan partainya jadi Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali 2014-2019. Sedangkan jabatan Ketua Komisi I DPRD Bali 2014-2019 dipercayakan PDIP kepada Ketut Tama Tenaya. Sebelumnya, Tama Tenaya (anggota Fraksi PDIP Dapil Badung yang notabene Bendahgara DPD PDIP Bali) menduduki jabatan Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali 2009-2014. Untuk jabatan Ketua Baleg DPRD Bali 2014-2019 dipercayakan kepada I Gusti Putu Budiarta (anggota Fraksi PDIP Dapil Denpasar).

Sementara, jabatan Ketua Komisi II DPRD Bali 2014-2019 dipercayakan Golkar kepada Ketut Suwandhi. Wakil Ketua DPD I Golkar Bali ini sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Bali 2009-2014. Kali ini, Ketut Suwandhi (anggota Fraksi Golkar Dapil Denpasar) kehilangan jabawan Wakil Ketua Dewan, karena posisi tersebut dipercayakan partainya kepada Nyoman Sugawa Korry (anggota Fraksi Golkar Dapil Buleleng). Sedangkan jabatan Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali 2014-2019 tetap dipegang Wayan Gunawan (Dapil Bangli).

Sebaliknya, jabatan Ketua Komisi III DPRD bali 2014-2019 (yang membidangi masalah pembangunan, energi, lingkungan) dipercayakan Demokrat kepada Nengah Tamba (anggora Fraksi Demokrat Dapil Jembrana). Sebelumnya, Nengah Tamba (yang Ketua Bappilu DPD Demokrat Bali) menjabat Ketua Fraksi Demokrat DPRD Bali 2009-2014. Kini, jabatan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Bali 2014-2019 dipercayakan kepada Wayan Adnyana (Dapil Tabanan), sementara Wakil ketua DPRD Bali dari Fraksi Demokrat tetap dipegang I Gusti Bagus Alit Putra (Dapil Badung).

Di sisi lain, jabatan Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Bali 2014-2019 kabarnya dipercayakan kepada Bagus Suwitra, anggota Fraksi Gerindra Dapil Badung. Bagus Suwitra merupakan new comer di DPRD Bali 2014-2019. Selain Bagus Suwitra, anggota new comer dari partai besutan Prabowo Subianto yang dapat jabatan di DPRD Bali hasil Pileg 2014 adalah Jro Komang Swastika (Dapil Denpasar) dan Nyoman Suyasa (Dapil Karangasem). Jro Komang Swastika dipercaya jadi Wakil Ketua DPRD Bali, sementara Nyoman Susaya jadi Ketua Fraksi Gerindra.



sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

GA Tipe Tertutup, Fase Letusan Freatik, Freatomagmatik, Terakhir Magmatik

Penampakan Gunung Agung dari Pos Pantau Gunung Api Agung, Rendang, Karangasem, Rabu (22/11/2017) sore (grafis) 3 Kali Tremor Menerus Te...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen