Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , , , » Siswi Tertembak Senapan Angin, James Hilang Di Nusa Lembongan

Siswi Tertembak Senapan Angin, James Hilang Di Nusa Lembongan

Written By Dre@ming Post on Jumat, 05 September 2014 | 8:02:00 AM

“Kami sudah koordinasi juga sama keluarga pelaku, mereka mau tanggung jawab jadi nggak usah diperpanjang lagi” tandasnya. Selain itu, dari pengakuan pelaku juga tidak ada unsur kesengajaan melakukan itu. Karena, pelaku juga tidak mengira jika didalam senapan angin yang bermerek Sharp Tiger caliber 4,5 milimeter tersebut masih terisi peluru. “Ia benar-benar tidak tahu kejadiannya seperti ini. Karena dikira senapan tersebut masih kosong,” ujarnya.Gbr Ist
Siswi Tertembak Senapan Angin Temannya Jalani Operasi

DENPASAR - Ni Putu Sri Ratmini,16, siswa kelas II SMK Kubutambahan, Buleleng yang menjadi korban tertembak senapan angin milik temannya, Senin (1/9) sore lalu, Rabu (3/9) siang sudah menjalani operasi pengangkatan peluru yang bersarang di bawah mata kanannya. Operasi pengangkatan oleh tim medis RSUP Sanglah tersebut berjalan sekitar empat jam. Dari tiga serpihan peluru, baru dua yang berhasil dikeluarkan, sementara satu lagi masih bersarang karena posisinya terlalu sehingga menyulitkan petugas medis untuk melakukan pengangkatan.

Saat ditemui, Kamis (4/9) siang kemarin di Ruang Angsoka 3 kamar nomor 306, paman korban, Suarwijana, 35, menuturkan jika peluru yang bersarang di wajah keponakannya ini pecah menjadi tiga bagian. Pecahan tersebut merupakan pecahan yang terjadi dari serpihan peluru utama yang kemudian membelah menjadi tiga serpihan. “Pas dirontgen itu sudah kelihatan ada tiga peluru didalamnya, ada yang paling besar dan dua diantaranya merupakan pecahan dari peluru utama ini,” ujarnya.

Lanjutnya, operasi yang dilakukan tim medis RSUP Sanglah pada Rabu (3/9) lalu dari pukul 08.00 Wita hingga 12.00 Wita tersebut untuk mengangkat ketiga peluru, namun karena satu diantaranya tepat berada di bawah mata kanan dan posisinya terlalu dalam, pihak medis hanya memutuskan untuk mengangkat dua serpihan saja yakni peluru utama dan satu serpihan. “Sebenarnya mau diangkat semua, tapi karena satunya terlalu dalam makanya hanya diangkat dua saja dulu,”jelasnya

Ditambahkannya, saat ini keponakannya itu sudah bisa makan dengan normal meski masih terbaring di RS pascaoperasi pengangkatan peluru. Rencananya, Ratmini akan melakukan rawat jalan dan diperkirakan keluar RSUP Sanglah sore harinya “Kita rawat jalan saja dulu, soalnya dia sudah baikan. Hanya saja serpihan peluru satunya yang masih bersarang, ditunggu 2 ata 3 hari lagi kami akan datang lagi ke sini (RS Sanglah) untuk dilakukan pemeriksaan,” imbuhnya.

Sementara itu, diakui Suarwijana, jika pihak keluarga sudah sepakat masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak akan melibatkan pihak yang berwajib karena pihak keluarga pelaku, I Kadek Ritawan, 16, akan bertanggung jawab. “Kami sudah koordinasi juga sama keluarga pelaku, mereka mau tanggung jawab jadi nggak usah diperpanjang lagi” tandasnya. Selain itu, dari pengakuan pelaku juga tidak ada unsur kesengajaan melakukan itu. Karena, pelaku juga tidak mengira jika didalam senapan angin yang bermerek Sharp Tiger caliber 4,5 milimeter tersebut masih terisi peluru. “Ia benar-benar tidak tahu kejadiannya seperti ini. Karena dikira senapan tersebut masih kosong,” ujarnya.

James Asal Australia Hilang Di Nusa Lembongan

Semarapura - Peter James Maynard (46), wisatawan Australia hilang saat bermain papan selancar di perairan Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, sebuah pulau yang terpisah dengan daratan Bali yang masuk wilayah Kabupaten Klungkung.

"Wisatawan naas itu menginap di Nusa Indah Bungalow Nusa Lembongan telah dinyatakan hilang sejak 27 Agustus lalu, namun baru dilaporkan keesokan harinya," kata Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP I Nyoman Wirajaya, Kamis.

Ia mengatakan, korban yang hingga kini belum ditemukan datang ke Bungalow, pada 23 Agustus sekitar pukul 13.30 Wita, dengan naik boat Bali Brio dari Sanur, Denpasar.

Korban menempati kamar 205 lantai dua dan rencananya menginap selama lima hari. Selama di Nusa Lembongan aktivitas wisatawan itu hanya bermain papan selancar di atas gulungan ombak yang dahyat.

Sejak Rabu (27/8) pergi dari penginapan dan tidak diketahui oleh karyawan dan pemilik hotel. "Esoknya, pemilik bungalow, Kadek Maryanta mengecek tamu tersebut karena akan cek out, dan tidak ada dan kamar dalam keadaan terkunci," katanya.

Selanjutnya, pemilik Bungalow melaporkan ke Polsek Nusa Penida, dan bersama-sama mengecek ke kamar tempatnya menginap dengan menggunakan kunci cadangan.

Dalam kamar hanya diketemukan pakaian, handphone, dan alat surfing yang diduga milik wisatawan itu.

"Kami langsung melakukan pencarian di semua tempat, utamanya dilokasi-lokasi surfing dan menginformasikan kepada para nelayan untuk ikut melakukan pencarian," kata Nyoman Wirajaya.

Selain itu juga menginformasikan kepada perwakilan negara Australia di Bali untuk diteruskan kepada keluarga korban.

"Kami terus melakukan pencarian, dan hingga kini hasilnya masih nihil," kata Nyoman Wirajaya.



sumber : NusaBali, Antara Bali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Terjadi Letusan Gunung Agung 21 November 2017 pukul 17:05 WITA

Gunung Agung Terjadi letusan Gunung Agung pada pukul 17:05 WITA. Letusan diawali oleh Gempa Tremor Low-Frequency. Asap teramati berteka...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen