Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , , , , » Waduh, Pasar Seririt Terbakar, 1.500 Los Ludes, Bupati Buleleng: Kerugian Capai Rp 20 Miliar

Waduh, Pasar Seririt Terbakar, 1.500 Los Ludes, Bupati Buleleng: Kerugian Capai Rp 20 Miliar

Written By Dre@ming Post on Jumat, 04 Juli 2014 | 8:50:00 AM

Bukan hanya Wabup Sutjidra, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana juga terjun ke lokasi musibah di Pasar Seririt tadi malam. Bupati Agus Suradnyana memperkirakan kerugian material akibat musibah kebakaran hebat Pasar Seririt ini mencapai kisaran Rp 17 miliar hingga Rp 20 miliar.
SINGARAJA - Hanya berselang 11 tahun pasca musibah kebakaran sebelumnya, Pasar Seririt, Buleleng kembali ludes terbakar, Kamis (3/7) malam. Kebakaran semalam jauh lebih besar dibanding musibah serupa pada 2003 silam. Jumlah los pedagang yang ludes diperkirakan mencapai 1.500 unit, sementara kerugian material ditaksir tembus kisaran Rp 20 miliar.

Kebakaran Pasar Seririt tadi malam terjadi sejak pukul 19.30 Wita dan hingga berita ini diturunkan, petugas masih berusaha memadamkan api. Informasi di lapangan, sumber api diperkirakan muncul dari Lantai II Pasar Seririt, tepatnya di sisi selatan, tak jauh dari Pasar Bunga Seririt. Api dengan cepat membesar karena hembusan angin. Hanya dalam waktu 30 menit saja, api sudah melahap dari sisi selatan hingga ujung utara pasar.

Adalah I Nengah Arya, salah satui pedagang, yang pertama kali melihat kobaran api di Pasar Seririt tadi malam. Begitu melihat api sudah berkobar dan membesar, Nengah Arya langsung menghubungi para pedagang lainnya untuk menyelamatkan barang dagangan mereka. “Saya lihat api pokoknya di Lantai II. Dalam tempo 10 menit, apinya sudah besar sekali, kita tidak bisa masuk,” ujar Nengah Arya di lokasi musibah tadi malam.

Tak lama berselang, 7 unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Pemadam Seririt, Pos Pemadam Singaraja, dan Pos Pemadam Kubutambahan dikerahkan untuk memadamkan api di Pasar Seririt. Namun, hingga pukul 21.30 Wita, kobaran api belum kunjung berhasil dipadamkan. Padahal, sudah lebih dari 30 tangki air disemprotkan petugas pemadam.

Pasukan pemadam kebakaran kesulitan padamkan api, karena padatnya masyarakat yang lalulalang dan berusaha menyelamatkan barang-barang dagangan mereka. Selain itu, banyak pula warga yang sengaja datang hanya untuk sekadar mengabadikan musibah kebakaran itu sendiri. Petugas pemadam pun kian kesulitan mengirim kendaraan, karena setengah badan jalan dipadati warga.

Dari pantauan, pihak kepolisian juga kesulitan menghalangi warga yang ikut campur dalam proses pemadaman api. Apalagi, warga justru beberapa kali sempat menghardik petugas pemadam karena menganggapnya tidak becus memadamkan api. Tak pelak ketegangan sempat terjadi antara petugas pemadam dan warga. Beberapa kali pula petugas pemadam memilih diam dan tidak mau menyemprotkan air, sampai akhirnya warga bersedia menjauh dari mobil pemadam. Warga baru menjauh setelah beberapa kali terdengar dentuman suara ledakan tabung gas dari dalam pasar. Beberapa ledakan keras juga terdengar di sisi timur Pasar Seririt, tepatnya di toko onderdil Alpha Motor. Maklum, toko onderdil ini menyimpan cukup banyak oli bekas.

Sekitar pukul 21.00 Wita, barulah petugas kepolisian berhasil membuat perimeter untuk mengurangi kerumunan warga di lokasi musibah. Kendaraan dari arah Kota Singaraja (timur) dialihkan melalui jalan alternatif di Desa Sulanyah. Sedangkan kendaraan dari arah Gilimanuk (barat) dialihkan melalui jalan arteri di Desa Pengastulan. Pasukan Dalmas dari Polres Buleleng, Polsek Seririt, Satuan Lalu Lintas, termasuk dari Polisi Pamong Praja dikerahkan untuk menghalau pasar. Hingga tadi malam, belum ada laporan korban jiwa maupun terluka bakar akibat musibah kebakaran di Pasar Seririt. Namun, kerugian material akibat musibah ini diperkirakan sangat besar, mencapai miliaran rupiah. Setidaknya, 1.500 unit los pedagang diperkirakan ludes dilalap api. Sekitar 3.000 orang terancam kehilangan mata pencaharian akibat kebakaran di Pasar Seririt ini. Selama ini, perputaran uang dari transaksi di Pasar Seririt tidaklah sedikit. Dalam sehari, di pasar berikut kompleks pertokoannya terjadi transaksi hingga Rp 450 juta. Perusahaan Daerah (PD) Pasar Sendiri mendapatkan cukai hingga Rp 1,9 juta per hari dari seluruh pedagang.

Dirut PD Pasar Seririt, I Putu Gede Satwika Yadnya, mengaku pihaknya baru menerima laporan kebakaran tadi malam sekitar pukul 19.30 Wita. Kebakaran dilaporkan oleh Kepala Unit Pasar Seririt, I Made Suwena. “Kepala unit lapor ke saya ada pedagang yang melihat kebakaran di Lantai II. Nah, siapa pedagang itu, saya belum tahu. Ini saya juga masih cari kepala pasar saya,” ungkap Satwika Yadnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tadi malam langsung terjun ke lokasi musibah di Pasar Seririt untuk memantau proses pemadaman api. Wabup Sutjidra menyatakan, sistem pengamanan di Pasar Seririt sebenarnya sudah diremajakan, terutama pasca terjadi kebakaran tahun 2003 silam. Menyusul terjadinya lagi kebakaran hebat di Pasar Seririt tadi malam, pemkab Buleleng pun bakal kaji ulang sistem penanganan bencana di pasar-pasar tradisional. Wabup Sutjidra sendiri masih menunggu hasil investigasi tim kepolisian terkait kebakaran sedmalam.

karena itu, Wabup Sutjidra belum mau bicara apakah kebakaran terjadi karena kesengajaan atau faktor lainnya seperti korsleting listrik. Saat ini, pihaknya memilih fokus mencarikan solusi darurat untuk lokasi berjualan alternatif kepada para pedagang korban terbakarnya Pasar Seririt.

“Ini pusat perdagangan dan pusat aktivitas ekonomi di Kecamatan Seririt. Bahkan, beberapa dari Kecamatan Busungbiu juga ke sini (Pasar Seririt). Jadi, kami fokus dulu relokasi mereka, carikan lahan. Ini yang masih kami pikirkan, apakah di Lapangan Seririt atau di mana. Jangan sampai mereka kehilangan mata pencaharian,” tegas politisi PDIP ini.

Bukan hanya Wabup Sutjidra, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana juga terjun ke lokasi musibah di Pasar Seririt tadi malam. Bupati Agus Suradnyana memperkirakan kerugian material akibat musibah kebakaran hebat Pasar Seririt ini mencapai kisaran Rp 17 miliar hingga Rp 20 miliar.

"Saya prihatin atas musibah ini. Kita sudah upayakan langkah pertama memadamkan api. Selanjutnya, besok (hari ini) baru kita hitung berapa kerugiannya," tandas Bupati Agus Suradnyana sembari menyebut para pedagang korban musibah kemungkinan besar akan direlokasi ke Lapangan Umum Seririt.

Sedangkan Kapolres Buleleng, AKBP Benny Arjanto, mengatakan hingga tadi malam belum diketahui apa penyebab pasti kebakaran di Pasar Seririt. "Saat ini kita belum berani pastikan apa penyebab kebakaran. Kita harus uji Lab Forensik untuk memastikan penyebab kebakaran," tandas Kapolres Benny Arjanto. Ini untuk kedua kalinya kebakaran hebat melanda Pasar Serirtit dalam kurun 11 tahun terakhir. Sebelumnya, kebakaran hebat juga pernah melanda Pasar Seririt tahun 2003 silam. Ketika itu, musibah kebakaran terjadi siang hari tepat pada Hari Raya Kuningan. Akibat musibah waktu itu, 80 unit toko dan 500 los pedagang ludes terbakar.




sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Guru Piduka Dilaksanakan di Pura Penataran Agung Besakih Mohon GA Tak Meletus

Ritual guru piduka di Pura Penataran Agung Besakih, Banjar Batumadeg, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem, Sabtu (18/11) Di...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen