Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » Golkar Siapkan Lawan Agung Bharata

Golkar Siapkan Lawan Agung Bharata

Written By Dre@ming Post on Rabu, 18 April 2012 | 7:56:00 AM

Rabu, 18 April 2012, 08:09

Ketua Bappilu DPD I Golkar Bali, Dewa Ayu Sri Wigunawati
DENPASAR - Golkar tidak menyangka PDIP akan memunculkan tokoh lawas AA Gde Agung Bharata untuk diusung sebagai Calon Bupati (Cabup) Gianyar ke Pilkada 2012. DPD I Golkar Bali pun siapkan kandidat mumpuni untuk menghadapi Agung Bharata di Gianyar. Jika kandidat incumbent Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace benar-benar enggan maju lagi, Golkar kemungkinan akan usung figur alternatif seperti Cok Nindia, tergatung hasil survei nanti.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD I Golkar Bali, Dewa Ayu Sri Wigunawati, mengatakan kemunculan Agung Bharata sebagai Cabup Gianyar dari PDIP sudah diantisipasi Beringin. Soal siapa nanti yang diusung Golkar sebagai Cabup Gianyar untuk menghadapi Agung Bharata di Pilkada, 4 November 2012, masih dalam proses penjaringan melalui mekanisme survei.

Sejauh ini, ada sederet tokoh publik yang diservei Golkar sebagai kandidat Cabup-Cawabup Gianyar. Mereka, antara lain, Cok Ace (Bupati Gianyar dari Puri Agung Ubud yang sebelumnya dinaikkan Golkar melalui Pilkada 2008), Tjokorda Gede Putra Nindia alias Cok Nindia (tokoh Puri Agung Peliatan yang kini Sekda Gianyar), Tjokorda Raka Kerthyasa alias Cok Ibah (politisi Golkar dari Puri Agung Ubud yang kini
anggota DPRD Bali), hingga Made Dauh Wijana (Ketua DPD II Golkar Gianyar).

Menurut Wigunawati, siapa di antara mereka yang nantinya dipilih Golkar sebagai Cabup Gianyar, ditentukan oleh hasil survei. Siapa yang tertinggi ratingnya dalam survei, tentu dialah yang diusung. Demikian pula jika kandidat non-kader seperti Cok Nindia yang tertinggi, otomatis dia yang diusung. “Survei tetap menentukan nanti,” kata Sri Wigunawati di Denpasar, Selasa (17/4).

Ditambahkan Wigunawati, kandidat incumbent Cok Ace yang telah mengumumkan tidak akan maju lagi ke Pilkada Gianyar 2012, juga tetap disurvei Golkar. “Kalau Cok Ace ratingnya tertinggi dalam survei, namun tetap bersikukuh tidak maju ke Pilkada Gianyar 2012, apa boleh buat, kita harus siapkan calon alternatif yang hasil surveinya minimal mendekati Cok Ace,” tegas Srikandi Golkar asal Mendoyo, Jembrana ini.

Penegasan senada juga disampaikan Wakil Sekjen DPP Golkar, Gede Sumarjaya Linggih alias Demer. Dia mengatakan, dalam setiap Pilkada, Golkar selalu menjadikan survey sebagai acuan untuk memilih calon. Soalnya, survei itu suara rakyat, sesuai dengan motto partai bahwa ‘Suara Golkar Suara Rakyat’.

“Survei itu mencerminkan aspirasi atau keinginan masyarakat. Nah, siapa yang akan diusung Golkar di Pilkada Gianyar 2012, ya tergantung hasil survei. Tidak ada yang lain-lain,” tegas saat dikonfirmasi secara terpisah, Selasa kemarin.

Demer menegaskan, hasil survei putaran pertama untuk kandidat di Gianyar akan dirilis Golkar dalam dua pekan ke depan. Saat ini, Golkar masih konsentrasi untuk Pilkada Buleleng, yang akan dilaksanakan 22 April 2012 nanti. Yang jelas, menurut Demer, kemunculan Agung Bharata di PDIP, tidak diduga sebelumnya. “Agung Bharata memang tidak kita diperhitungkan sebelumnya. Tapi, kita kompilasilah hasil surveinya nanti. Kan masih ada tahapan survei kedua,” tandas fungsionaris DPP Golkar asal Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng ini.

Agung Bharata (tokoh Puri Agung Gianyar yang notabene mantan Bupati Gianyar 2003-2008) secara resmi ditugasi maju lagi ke Pilkada melalui rapat pengurus DPC PDIP dan PAC PDIP se-Gianyar, Senin (16/4). Penugasan Agung Bharata dituangkan melalui surat DPD PDIP Bali Nomor 698/IN/DPD–02/IV/ 2012-04-16 tertanggal 9 April 2012. Surat penugasan tersebut ditandatangani langsung Ketua DPD PDIP Bali AA Ngurah Oka Ratmadi alias Cok Rat dan Sekretaris DPD PDIP Bali, Nyoman Adi Wiryatama.

Penugasan dari DPD PDIP Bali ini khusus hanya kepada Agung Bharata, tidak tercantum penugasan kepada tiga kader PDIP lain yang selama ini diwacanakan maju ke Pilkada 2012: Made Agus Mahayastra (Ketua DPC PDIP Gianyar), Nyoman Parta (Ketua Komisi IV DPRD Bali dari Fraksi PDIP), dan Made Budiasa (kader PDIP asal Ubud).

Agung Bharata yang disebut-sebut akan berpasangan dengan Made Agus Mahayastra (Ketua DPC PDIP Gianyar) di posisi Cawabup, juga hadir dalam pertemuan itu. Agung Bharata menyatakan siap maju lagi sebagai Cabup Gianyar karena ini penugasan partai. Namun, Agung Bharata mengingatkan dirinya masih mampu ‘beli bensin’, tapi tidak bisa ‘membeli ban’.

Sementara itu, di Gianyar muncul gerakan untuk mengusung kader internal sebagai calon dari Golkar ke Pilkada 2012. Dukungan mengarah ke Made Dauh Wijana, Ketua DPD II Golkar Gianyar. Dukungan untuk Dauh Wijana dialirkan para Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Golkar se-Gianyar. Dukungan itu menguat saat para Ketua PK Golkar se-Gianyar menemui Dauh Wijana di kediamannya, kawasan Batubulan, Kecamatan Sukawati, Selasa kemarin.

PK-PK Golkar akan memperjuangkan Dauh Wijana ke DPD I Golkar Bali dan DPP Golkar, setidaknya untuk menempati posisi Calon Wakil Bupati (Cawabup) Gianyar. “Tidak masalah apakah nanti kebijakan partai menempatkan beliau (Dauh Wijana) di posisi Cabup atau Cawabup Gianyar. Yang penting, dalam Pilkada Gianyar 2012 nanti, kader partai harus diberikan kesempatan tampil. Apalagi, syarat-syarat untuk mengusung Dauh Wijana tak ada masalah,” ujar Ketua PK Golkar Gianyar, I Made Suteja.

Made Suteja yang didaulat sebagai Jubir Para Ketua PK Golkar se-Gianyar, secara tegas menyatakan seluruh pengurus tingkat kecamatan mendukung Dauh Wijana supaya diprioritaskan untuk diusung, yakni PK Golkar Sukawati, PK Golkar Ubud, PK Golkar Tampaksiring, PK Golkar Tegallalang, PK Golkar Gianyar, PK Golkar Blahbatuh, dan PK Golkar Payangan.

Para Ketua PK Golkar itu sudah kompak mendukung Dauh Wijana, masing-masing Ketua PK Golkar Tampaksiring I Gusti Ngurah Seno, Ketua PK Golkar Blahbatuh Agus Heri Tenaya, Ketua PK Golkar Ubud Kadek Era Sukadana, Ketua PK Golkar Sukawati Ida Bagus Arga, Ketua PK Golkar Payangan Ketut Punia, Ketua PK Golkar Tegallalang Wayan Polos, dan Ketua PK Golkar Gianyar sendiri Made Suteja. Menurut Made Suteja, sudah ada Plan A dan Plan B dalam pengusungan Dauh Wijana ini. Namun, mantan Ketua Tim Pemenangan Paket AS (Cok Ace-Dewa Sutanaya) di Pilkada Gianyar 2008 ini enggan merinci lebih jauh, dengan dalih itu hanya untuk internal Golkar Gianyar. Yang jelas, persiapan-persiapan dan kinerja politik sudah dilaksanakan. Setiap kecamatan melakukan program partai sampai ke banjar.

“Menyangkut kompetisi di Pilkada Gianyar 2012 nanti, PK-PK sudah menyiapkan strategi mengadakan pendekatan politik ke masyarakat dan menyerahkan mandat kepada Ketua DPD II Golkar Made Dauh Wijana untuk diusung. Sudah saatnya partai mengusung kader sendiri dan memperjuangkan program karya kekaryaan Partai Golkar,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Dauh Wijana mengatakan siap membela partai, di posisi mana pun ditugaskan, baik sebagai Cabup maupun Cawabup Gianyar. Saat ditanya kemungkinan Cok Ace minggir dari Pilkada, Dauh Wijana menyebutkan Golkar tidak pernah menutup peluang figur incumbent tersebut.

“Kebenaran Cok Ace tidak maju ke Pilkada Gianyar 2012, akan kita lihat nanti. Target partai adalah memenangkan Pilkada, tapi melakukan kajian dan normatif melalui mekanisme partai penting dilaksanakan,” tegas politisi Golkar asal Tegallalang, Gianyar ini.

sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

TNI Turun Tangan Memperketat Pos Jaga Gunung Agung

Gunung Agung AMLAPURA - Banyaknya warga yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) memilih balik ke rumah daripada tinggal di pengungs...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen